Treatment Waste dalam Produksi

Proses produksi yang diharapkan oleh semua perusahaan manufaktur tidak lepas dari proses yang efisien, yaitu bisa menghasilkan nilai tambah/produk dengan kualitas yang sebaik mungkin dengan minimal sumber daya. Salah satu indicator keberhasilan proses produksi bisa diukur dari minimalnya waste yang dihasilkan. Waste ini digambarkan sebagai pemborosan pada kegiatan produksi yang tidak memberikan nilai tambah. Sebagai bahan kontrol perusahaan, jumlah waste tersebut perlu dicatat supaya bisa dilakukan tindakan evaluasi kedepannya untuk mengefisienkan proses.Pada menu di RUN System, waste tersebut dicatat sebagai item output produksi pada menu Shop Floor Control (Tab: Production Result). Nilai waste tersebut akan mengurangi output utama yang dihasilkan. Nantinya, kita bisa melihat perbandingan antara kuantitas item bahan baku dengan kuantitas hasil keluaran pada suatu proses produksi pada menu Reporting Production Productivity. Menu ini bermanfaat untuk mengetahui seberapa produktif setiap workcenter yang digunakan di lantai produksi dengan melihat jumlah waste yang dihasilkan.

Was this helpful?

1 / 1

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *