Penyederhanaan Laporan Keuangan
Pencatatan laporan keuangan penting dilakukan untuk menjadi acuan dalam melihat kondisi bisnis yang tengah dijalankan. Selain itu laporan keuangan dapat dijadikan sebagai instrumen dalam pembuatan keputusan. Laporan keuangan perlu dicatat secara detail. Dengan memiliki pencatatan yang detail, maka dapat melihat progress kondisi bisnis, transaksi apa saja yang terjadi, apakah kondisi perusahaan sedang meningkat/menurun, dan lain-lain.
Suatu perusahaan biasanya untuk perusahaan menengah kebawah, meminta laporan keuangan yang lebih sederhana dari default Run System. Kenapa dikatakan sederhana? Biasanya client tidak ingin mencantumkan informasi yang mereka anggap tidak dibutuhkan sehingga purpose sesuai yang mereka inginkan. Misalkan Client membutuhkan reporting data summary kas. Mereka ingin tampilan reporting debit credit nya perCOA.
Run System bisa menyajikan data tersebut di menu reporting cash flow bahkan bisa lebih detail per transaksinya. Bargaining power disini sangat dibutuhkan, karena ketika kita approve permintaan client untuk menyederhanakan reporting akan menjadikan downgrade dari sisi Run System. Selain itu untuk melihat berdasarkan perCOA sudah diakomodir oleh reporting Trial balance, sehingga tidak perlu adanya penyederhanaan reporting. Kita harus bisa menjelaskan, meyakinkan, dan memberikan pilihan solusi kepada client bahwa reporting default Runs lebih detail dan mempermudah. Misalkan pada reporting cash flow, pada description dapat dicantumkan nomor dokumen voucher dan transaksi tersebut digunakan untuk apa, sehingga lebih detail dibandingkan hanya menyajikan berdasarkan COAnya. Tetapi hal ini dapat disesuaikan dengan objective dari client. Mereka mintanya seperti apa, dan kita memberikan solusi yang terbaik.
Was this helpful?
0 / 0