Pada berbagai kasus bisnis, barang yang telah diusahakan untuk disimpan dengan baik terkadang mengalami sedikit kerusakan karena terpengaruh oleh suatu zat atau tertimbun dan tertimpa oleh barang lain. Namun demikian, barang-barang tersebut sebenarnya masih bisa digunakan untuk keperluan operasional, produksi, atau lainnya. Tidak jarang juga barang tersebut masih laku dijual.
Di kesempatan lain, barang yang sedang dipakai untuk keperluan operasi bisnis telah usang atau mengalami kerusakan dan barang tersebut masih bisa diperbaiki untuk dipergunakan lagi. Contoh ini biasa terjadi pada barang-barang jenis spare part atau barang lain yang biasa dipakai untuk mendukung operasional mesin produksi atau kendaraan.
Perusahaan memiliki berbagai kebijakan untuk menangani kasus bisnis di atas, terutama jika barang tersebut masih memiliki nilai ekonomis dan masih bisa dipakai kembali. Hanya saja barang yang hasil perbaikan atas suatu kerusakan atau atas penggunaan sebelumnya, perlu ditandai/ diberi label untuk dipisahkan dengan barang lain yang sejenis yang masih bagus dan baru.
Menggunakan RUN System, perusahaan dapat melakukan pencatatan atas kejadian di atas secara efisien menggunakan menu Item Mutations. Menggunakan menu Item Mutations, perusahaan dapat memberi label serta mengubah nilai persediaan atas barang-barang yang merupakan hasil rekondisi melalui fitur batch number serta Unit Price. Hasil pencatatan pada Item Mutations secara otomatis akan ter-update di laporan stok (stock summary) berikut nilai persediaannya.
Was this helpful?
0 / 0