Penerimaan Barang Tidak Sesuai

Penerimaan barang dan jasa yang dilakukan dari vendor ke perusahaan mencakup berbagai item yang tertera dalam kontrak, dalam menu tercatat di Purchase Order (PO). Untuk barang yang bersifat padat, Unit of Measurement (UoM) ketika pada saat penerimaan barang dan diukur bisa jadi sesuai dengan yang tertera pada kontrak (contoh 10 unit atau 20 meter), namun jika item bersifat cairan sering kali penerimaan tidak bisa tepat precisely seperti apa yang sudah tertera dalam kontrak.

Misalnya, perusahaan membeli 10 Liter cairan asam, namun yang diterima dari vendor adalah 9,8 L. Terjadi selisih quantity pada saat penerimaan barang dengan quantity yang tertera dalam PO. Dalam kondisi seperti vendor tidak wajib memenuhi selisih quantity tersebut, maka perhitungan nominal hutang kepada vendor akan berbeda. Secara nominal hutang yang akan dibayarkan ke vendor sesuai dengan yang di kontrakan / Purchase Order kan.  Namun secara pencatatan penerimaan dalam sistem : pencatatan persediaan perlu di inline-kan agar data yang ditampilkan akurat. Lantas bagaimana treatment kita untuk mengatasi selisih 0,2 Liter ini?

Karena dalam bisnis proses ketika penerimaan pesanan berupa cairan, ukuran tidak full adalah hal yang bisa saja terjadi. Maka ketika proses storage dari penerimaan ke persediaan harus disesuaikan dengan real yang kita terima (9,8 L). Penyesuaian ini perlu dilakukan agar data inventory sesuai dengan perencanaan untuk produksi, cost inventory, dll. Penyesuaian stok ini bisa dilakukan dengan pemutihan selisih 0,2 L dengan menggunakan Item Mutation di modul Inventory Material Management. Dari jumlah quantity penerimaan 10L ini, 0,2 L nya akan di item mutation menjadi 0. Sehingga data yang ditampilkan saat memantau item & quantity di inventory bisa sesuai dan keputusan yang dibuat bisa akurat.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *