Pengakuan Satuan Jasa
Saat akan mengukur barang untuk dikirim atau diterima, mudah ketika kita menggunakan satuan meter, unit, pieces di barang yang akan kita hitung aktifitasnya. Semisal kita akan menerima sejumlah 10 unit mesin produksi dengan spesifikasi ABCD, maka ketika mesin tersebut kita terima tinggal kita hitung per unit yang sudah datang. Begitu pula ketika kita akan mengukur kayu, tinggal kita katakan kayu itu 10 meter, ataupun 15 meter. Ukuranya jelas dan terstandar.
Namun bagaimana jika item yang kita ukur aktifitasnya adalah sebuah jasa? Katakanlah jasa konstruksi, jika ingin membuat penerimaan atas jasa pembangunan rumah dinas, bagaimana kita mengukur satuan dari jasa tersebut? Apakah harus kita ukur setiap material yang datang, atau setiap kayu yang sudah terpasang? Rasanya agak sulit jika harus mengukur setiap material yang datang dan selesai terpasang.
Oleh karenanya biasanya kami mengarahkan untuk mengukur satuan jasa menggunakan persentase. Maksimal dari jasa tersebut terdeliver adalah 100%, maka jika baru fondasi yang terpasang, kita justifikasi baru 10%, jika sudah terpasang semua kusen kita justifikasi 70%, jika sudah sampai pengecatan & finishing kita katakan 90% dan seterusnya hingga jasa yang kita pesan mencapai angka 100% yang berarti sudah siap untuk dilakukan Berita Acara Serah Terima atas pengerjaan yang dilakukan.
Was this helpful?
0 / 0