Komponen-Komponen Penyusun Gaji

Gaji merupakan upah yang wajib diberikan oleh perusahaan kepada pekerja. Gaji karyawan biasanya akan dipatok berdasarkan nilai UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota). Maka dari itu, ketika implementasi sebuah applikasi gaji akan menjadi komponen penting. 

Issue terkait formula komponen penyusun gaji tentu akan menjadi hal yang mendasar ketika melakukan implementasi modul HRIS. Hal ini dikarenakan dari setiap perusahaan akan mempunyai standar atau dasar perhitungan komponen gaji yang berbeda. Treatment adanya perbedaan formula komponen gaji tentunya akan dapat diatasi oleh sistem dengan cara development. Salah satu kasus klien ketika implementasi HRIS dengan menyesuaikan system penggajian dimana komponen yang terbentuk tersebut yaitu berdasarkan gaji dasar, variable tunjangan-tunjangan yang diberikan perusahaan, perhitungan BPJS, potongan yang mempengaruhi gaji. Treatment untuk menyimpan semua master yang mempengaruhi komponen gaji maka di system akan diinputkan di menu ESADA (Employee Salary Allowance Deduction Amandement), kemudian perhitungan BPJS akan diperhitungan di menu List of Employee Social Security dan potongan bisa diinputkan di menu Employee Salary Allowance bagian deduction maupun di menu Employee Loan Request. Semua komponen penyusun gaji itu nantinya akan terproses berdasarkan formula yang sudah disesuaikan dimenu Payroll Processing. Selanjutnya reporting terkait gaji akan dimunculkan di reportingnya.

Implementasi modul HRIS dengan ERP Run System memberikan solusi bahwa proses penggajian karyawan dapat disesuaikan dengan komponen penyusun gaji per masing-masing perusahaan sesuai kustomisasinya.

Was this helpful?

2 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *