Kerapkali ketika perusahaan melakukan stock opname, admin gudang kembali menemukan sejumlah barang yang sebelumnya telah habis pakai atau bahkan hilang. Bisa saja suatu saat admin Gudang Bahan Baku Kain kembali menemukan sejumlah stok benang “X” yang pada bulan-bulan sebelumnya telah tercatat habis pakai misalnya.
Berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab terjadinya hal di atas adalah karena manajemen tempat penyimpanan yang kurang baik sehingga benang “X” tidak sengaja bergeser dari tempat semula dan tertutupi oleh barang lainnya dalam kurun waktu tertentu. Kemungkinan lainnya, kondisi fisik barang yang sangat kecil sehingga mudah tercecer atau tertimbun dengan barang lain sehingga admin gudang kembali menemukan barang tersebut saat stock opname (biasanya terjadi pada barang-barang spare part).
Kembali ditemukannya berbagai barang yang sebelumnya telah tercatat habis/ hilang menjadi hal yang cukup penting. Ada kalanya barang memiliki nilai yang tinggi dan masih dapat dimanfaatkan kembali. Itulah mengapa perusahaan wajib mencatat stok barang tersebut dan sebisa mungkin melakukan pengetatan prosedur stock opname untuk menghindari diambilnya barang yang ditemukan tersebut oleh (maaf) admin gudang yang tidak bertanggung jawab.
RUN System mampu mengakomodasi kasus bisnis di atas dengan fitur “Include no Stock Items” pada menu Stock Opname untuk memunculkan kembali daftar barang-barang yang pernah ada persediaannya di masing-masing Gudang penyimpanan. Daftar barang yang sebelumnya telah tercatat habis, dapat dimunculkan menggunakan fitur tersebut sehingga memudahkan perusahaan untuk mencatat jumlah persediaan yang ditemukan berikut dengan identitas masing-masing barang (batch number).
Was this helpful?
0 / 0