Pencatatan Nomor Kontainer dalam Transaksi Ekspor
Kontainer adalah salah satu kemasan yang dirancang secara khusus dengan ukuran tertentu yang dapat dipakai berulang kali, berfungsi untuk menyimpan sekaligus mengangkut muatan yang ada di dalamnya. Persediaan kontainer khususnya untuk pengiriman ekspor, berasal dari kontainer bekas impor yang sudah dilakukan bongkar muat dan diletakkan kembali ke depo. Oleh sebab itu, agar pengoperasian kontainer berjalan dengan baik, maka semua pihak yang terlibat harus menyetujui ukuran-ukuran kontainer harus sama dan sejenis serta mudah diangkut.
Dalam kegiatan pengiriman barang yang menggunakan kontainer, pasti banyak istilah pengiriman yang sebagian orang awam masih belum mengetahui. Salah satunya adalah stuffing. Apa itu stuffing? Stuffing merupakan proses muatan (barang) masuk dalam kontainer. Stuffing sendiri adalah salah satu proses yang sangat penting, jika tidak ada, maka proses pengiriman barang ke suatu tempat tidak akan terjadi. Di dalam stuffing pencatatan informasi harus detail hingga pencatatan nomor kontainer beserta isi dan dokumen-dokumen pendukung. Pencatatan nomor kontainer dilakukan untuk memudahkan tracking pengiriman suatu barang. Lantas, bagaimanakah cara pencatatan nomor kontainer di dalam ERP?
Pencatatan nomor kontainer beserta informasi-informasi pendukung yang lain dapat dilakukan di menu Stuffing (Create Packing List) pada modul Sales & Distribution Management setelah mendapatkan instruksi pengiriman barang ekspor. Pada menu tersebut kita dapat mencatat ukuran kontainer, nomor kontainer, nomor seal, hingga detail dan banyaknya item yang dikirim. Diharapkan jika pengiriman sudah sampai ke customer, barang yang diterima sama dengan jumlah yang sudah tersimpan di dalam dokumen Stuffing (Create Packing List).
Was this helpful?
1 / 0