Pencatatan Rekondisi Aset
Aset memiliki umur ekonomis yang mana seiring berjalannya waktu nilai ekonomis dari aset tersebut akan habis. Sering kali aset yang umur ekonomisnya habis masih dapat digunakan atau hanya perlu perbaikan agar dapat digunakan secara maksimal. Bisa juga pada masa aset berjalan, aset mengalami perbaikan karena satu dan lain hal. Perbaikan aset akan menyebabkan nilai dari aset ikut bertambah dan mengalami penyesuaian diikuti juga dengan umur aset yang ikut bertambah dan mengalami penyesuaian pula. Perbaikan aset ini biasa disebut dengan rekondisi aset.
Di dalam RUN System, pencatatan rekondisi aset telah diakomodir di Modul Asset Management pada menu Recondition of Asset. Untuk mentransaksikan rekondisi aset, umumnya perlu menarik aset yang sudah pernah gunakan (depresiasikan) terlebih dahulu. Lalu aset tersebut ditambahkan komponen-komponen yang akan merekondisi aset terebut.
Misal aset Mobil telah digunakan selama jangka waktu 3 tahun dengan umur ekonimis 4 tahun. Lalu dilakukan perbaikan dan peremajaan mobil secara menyeluruh. Dari sini perbaikan dan peremajaan mobil akan berdampak pada timbulnya biaya dan bertambahnya umur ekonomis Mobil. Penambahan umur ekonomis akan menyesuaikan dengan peraturan yang ada. Penjurnalan depresiasi mobil juga akan disesuaikan dengan nilai Mobil yang baru (nilai buku terakhir + nilai perbaikan) dan umur ekonomisnya yang baru.
Di Menu Recondition of Asset user perlu menarik aset mana yang akan direkondisi dengan menarik aset di kolom Asset’s Code, maka beberapa informasi dari aset tersebut akan langsung terisi secara otomatis. Nilai buku terakhir tercatat di kolom Asset’s NBV Before Recondition. Sedangkan nilai rekondisi ada di detail tab DO To Customer. Nilai Aset yang baru ada di kolom Asset’s NBV on Recondition Date. Untuk umur ekonomis yang baru dapat diinputkan di kolom Economic Life (Months) After Recondition.
Gambar 1: Recondition of Asset
Setelah save menu Recondition of Asset maka perhitungan Depreciation of Business Asset dari aset yang belum direkondisi otomatis akan tercancel dan dapat digantikan dengan Depreciation of Business Asset yang telah terekondisi. Maka perhitungan depresiasi aset setelah rekondisi otomatis akan menyesuaikan dengan peerhitungan aset yang telah direkondisi.
Gambar 2: Depreciation of Business Asset yang ter cancel akibat rekondisi aset
Gambar 3: Depreciation of Business Asset yang baru setelah rekondisi aset
Was this helpful?
2 / 0